Apa itu Simulasi Tes Mata Online?
Simulasi tes mata online dari KMNET adalah cara cepat dan gratis untuk mengecek kondisi mata lewat HP. Kamu bisa tahu perkiraan apakah mata kamu minus, plus, silinder, atau ada tanda buta warna, sebelum periksa langsung ke optik atau dokter mata.
Tes apa saja yang ada?
- Tes huruf E untuk mata kanan dan kiri, cukup sejauh lengan.
- Tes merah-hijau: melihat kecenderungan mata minus atau plus.
- Tes silinder: gambar garis berbentuk kipas untuk tanda astigmatisme.
- Tes kotak garis (Amsler): mengecek garis yang terlihat bengkok atau hilang.
- Tes kontras: melihat huruf yang makin pudar.
- Tes buta warna 2 tahap: tebak angka warna, lalu cari kotak yang warnanya beda.
- Tes tangkap bintang: uji kecepatan mata, seru untuk anak.
- Tes ilusi optik: tebak gambar yang menipu mata.
Cara melakukan tes mata online
- Isi nama dan umur.
- Samakan ukuran layar memakai kartu ATM atau KTP.
- Pegang HP dengan lengan lurus (±50 cm) saat tes.
- Ikuti tiap tahap, lalu simpan atau bagikan gambar hasilnya ke Status WA dan Story IG.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah tes mata online ini akurat?
Tes ini adalah simulasi atau skrining awal. Hasilnya bisa dipengaruhi ukuran layar, jarak, dan cahaya ruangan. Ukuran minus, plus, atau silinder yang pasti hanya bisa diketahui lewat pemeriksaan di optik atau dokter mata.
Bisakah tes mata sendiri tanpa bantuan orang lain?
Bisa. Semua tes cukup dilakukan sejauh lengan, yaitu memegang HP dengan lengan lurus (sekitar 50 cm). Tidak perlu bantuan orang lain.
Apakah bisa tahu ukuran minus dari tes ini?
Tidak secara pasti. Tes ini hanya memberi perkiraan kasar supaya kamu tahu kapan perlu periksa langsung.
Tes buta warna di sini ada berapa tahap?
Ada dua tahap. Tahap 1 menebak angka di gambar titik warna (merah-hijau dan biru-kuning). Tahap 2 mencari satu kotak yang warnanya sedikit beda.
Apakah tes ini gratis?
Ya, gratis dan bisa diulang kapan saja. Hasilnya bisa disimpan sebagai gambar dan dibagikan ke Status WhatsApp atau Story Instagram.
Catatan: halaman ini hanya simulasi untuk edukasi dan bukan pengganti pemeriksaan mata oleh tenaga kesehatan.